Sabtu, 18 Agustus 2018

Wajah yang Membosankan

                           

Rhea tidak berubah. Namun, bagi Hans, perempuan itu kini tampak lebih menawan. Wajahnya tak lagi terlihat membosankan.

Jantung Hans berdegup cepat, meski hanya memandang Rhea dari kejauhan. Seketika api cemburu menyala di dadanya tatkala seorang lelaki mendekat dan merengkuh bahu Rhea dengan mesra.

Dari balik rak, Hans menyaksikan kemesraan keduanya memilih pakaian. Amarahnya menggelora. Dengan tangan terkepal, ia berjalan ke arah Rhea dan lelaki itu. Namun, baru beberapa langkah sebuah suara menahannya.

"Mas, kamu mau ke mana? Ayo, ke kasir! Aku sudah selesai belanja, nih."

Hans tergeragap. Linglung sesaat. Lalu, tanpa suara ia mengikuti tarikan tangan Tias, sang sekretaris yang dinikahinya dua tahun lalu, sebulan sebelum menceraikan Rhea. Di mata Hans, wajah cantik Tias kini mulai terlihat membosankan.

                                                                     ***




Tidak ada komentar:

Posting Komentar